BUNDA NARAFID

22 Sep 2017

Teman Tidur Terbaru Si Kembarku

Beberapa waktu yang lalu aku lihat iklan bersliweran diberanda facebookku, baik iklan dari teman facebook secara langsung maupun dari pages facebook. Akhirnya dari salah satu status seorang teman yang menawari untuk masuk grup seminar singkat tentang perkembangan anak online lewat platform chat Whatsapp (kerennya sih sering di singkat Kulwap). Aku mendaftar ikut lumayan dapat tambahan pengetahuan gratis alias nggak bayar, walaupun ujungnya malah nawarin buku perkembangan anak. Dari sana berkembang beliau menawarkan untuk mendapatkan mainan edukasi secara gratis, yang aku sudah lihat harganya lumayan nggak murah juga (angkanya ada 7 digit...he he he). Dari grup itu mulai deh kita di edukasi tentang mainan ini apa manfaatnya dan bagaimana cara mendapatkannya. Aku merasa mainan ini menarik dan penting buat anak-anakku, akhirnya ikut arisan selama 10 bulan.
Ehh dari tadi nyerocos terus malah belum ngasih tau itu paket apa sih? dan isinya apa aja sih kok harganya sampai 7 digit lagi. Dan kenapa ini disebut mainan edukatif?
Mainan edukatif ini di beri nama Hafiz Doll, merupakan sebuah boneka yang terdapat bunyi-bunyian yang isinya banyak banget yang. Berdasarkan dari namanya Hafiz Doll berarti boneka penghafal Al Qur'an. Mainan ini memang berbentuk boneka anak-anak dengan pakaian muslim. Ada yang berbentuk boneka anak laki-laki dan ada yang boneka perampuan.


berbagai warna hafiz dan hafizah doll
Dengan warna dan bentuk yang menarik membuat anak-anak akan semakin suka dengan mainan ini. Mainan ini juga akan membuat orang tua terutama bunda bisa memetik manfaat ganda bisa mainan bareng si kecil sambil belajar mengenal agama juga.
Fitur-fitur yang terdapat di boneka ini juga banyak nggak hanya murrotal 30 juz saja, ada kisah-kisah tauladan salah satunya kisah para nabi, ada juga permainannya, ada pelajaran bahasa inggris dengan pengenalan berbagai kosa katanya, ada asmaul husna, doa-doa harian yang bisa langsung praktekin bareng anak, anak-anak juga bisa merekam suaranya, pembelajaran lewat lagu-lagu. Ternyata fiturnya segambreng dari sebuah boneka yang mungil.
Mainan ini bisa dimiliki mulai dari bayi sampai nggak terbatas sebenarnya. Mainan itu identik dengan anak-anak, tapi dari boneka ini orang dewasa juga bisa kok mainin. Aku juga sering mainin bonekanya, untuk mendengarkan kisah-kisah yang ada didalamnya atau belajar menghafal Al-Quran. Untuk si kembar sendiri kadang mereka mainkan untuk merekam suaranya atau mendengarkan fitur-fitur didalamnya. Buat mereka berdua nih yang paling utama adalah pengantar tidur. Sebenarnya nggak hanya mengantarkan tidur saja tapi juga menemanin tidurnya (la wong dihidupin dari mulai naik tempat tidur sampai mereka bangun pagi hi hi hi). Sampai-sampai nggak bisa tidur kalau nggak dengerin itu, kalau sampai lupa ngecharge paginya bisa ngomel-ngomel (la wong yang makai siapa malah ibunya yang diomelin waduh...). Tapi dari semua itu bagiku ini kebiasaan yang positif karena mereka juga nggak perlu nina bobo yang susah, atau nggak ngelonin gadget buat tidur ( ini kesalahan ibunya juga ngenalin gadget dari kecil...jitak ibunya dulu ). Yang membuat semakin bersyukur yang mereka pilih sebagai teman tidur adalah murrotalnya, karena menurut pengalaman dan juga dari beberapa ahli hal yang paling dihafal adalah apa yang terakhir mereka dengar sebelum mereka tidur. Semoga mereka berdua menjadi para penghafal Al Qur-an alias Hafiz seperti bonekanya ( aamiin aamiin aamiin...). 
Buat bunda-bunda yang lagi hamil juga jadi rekomendasi nih buat didengerin untuk bayi yang didalam kandungan. Investasi buat putra-putrinya kelak, beli mulai dari kandungan sampai mereka besar masih bisa dipakai Insyaallah tidak akan pernah ketinggalan jaman. 
Oh ya boneka ini nggak dijuala secara umum ditoko hanya bisa di beli di reseller-reseller saja. 
hafizdoll saat dinyalakan
Berhubung si kembarku cowok mereka memilih yang Hafiz Doll alias yang bentuknya cowok.
tombol-tombol fiturnya

Secara jelasnya : boneka ini adalah produk edukasi dari Al Qolam merupakan boneka yang bisa mengaji, bisa bicara, bisa menyanyi, bisa cerita 25 nabi, cerita binatang dan lain-lain. Di dalam boneka Hafiz ini terdapat : Murrotal 30 juz, Asmaul Husna, cerita 25 Nabi, Cerita teladan nabi Muhammad SAW, Cerita binatang, Cerita alphabetical, Fun fact, Lagu-lagu Islami, Doa-doa, Games Interaktif. 
Boneka ini  mempunyai beberapa kelebihan antara lain : sebagai speaker aktif ( via bluetooth dan via kabel data), tidak mudah pecah, bisa menambah file lagu (MP3), material plastik aman bagi anak, dapat merekam dan membuat kata pembuka dan penutup sendiri.
Apa sih yang kita dapatkan saat membeli boneka ini? 1 set Hafiz Talking Doll akan mendapatkan : boneka Hafiz, remote, buku "Cerdas dan Soleh bersama Hafiz dan Hafizah", kabel data, buku manual, kartu garansi, dapat charger, bisa koneksi dengan smartphone aplikasi hafiz, bisa diajak bertanya dan ditanya lalu menjawab, bisa komunikasi antar hafiz dan hafizah, banyak tambahan game di aplikasi android, bisa update isi.
Waah fiturnya lengkap banget dan karena ringan serta kecil bisa di bawa kemana-mana juga. Jadi bisa dijadikan alternatif nih mainan buat putra putrinya tercinta. apetin 
Buat dapetin boneka ini nggak susah sebenarnya banyak kok penjualnya di dunia online. Bisa nitip penulisnya ya (hi hi hi hi....iklan terselebung) juga. Bisa dibeli dengan cash, arisan (kayaknya emak-emak seneng nih), atau dengan pembayaran cicilan. Jadi bunda nggak usah bingung nyari mainan edukatif buat ananda tercinta, tapi sebagus apapun mainannya pendampingan orang tua tetep yang terpenting.



15 Sep 2017

Teringat Masa Lalu

Sudah 3 hari ini salah satu si kembarku demam, alhamdulillah di hari ini badannya sudah baikan dan nafsu makan juga sudah kembali lagi.
Kalau lagi demam gini jadi inget waktu mereka masih kecil-kecil, mereka sering banget kena demam. Dan alhamdulillah ketiga anakku semua mengalami yang namanya kejang demam. Terutama si kakak dia mengalami beberapa serangan kejang demam semasa kecilnya, bahkan sampai beberapa kali masuk rumah sakit karena adanya serangan ini.
Serangan kakak pertama terjadi saat umurnya baru menginjak 8 bulan, yang paling kuingat saat itu kita barusan ngadain acara 7 bulanan kalau orang jawa bilangnya upacara "tedhak siten". Setelah di mandiin dengan air hangat sebagai salah satu bagian upacara (memang saat itu badan sudah sedikit hangat karena agak pilek juga), ganti baju kemudian saya susuin (alhamdulillah si kakak masih minum ASI saat itu) tiba-tiba serangan itu terjadi. Karena serangan yang tiba-tiba itulah membuat panik semua keluarga yang ada (karena saat itu semua keluarga kumpul). Bersyukurlah kami karena salah satu kakakku adalah seorang bidan, penangan yang pertama beliau lakukan adalah menurunkan panasnya dan membuatnya sadar. Setelah sadar kami bawalah si kakak ke rumah sakit tempat kakakku bekerja. Setelah disana akhirnya si kakak masuk ruang perawatan, ternyata terkena DB. Saat itu bener-bener nol pengetahuan tentang kejang demam ini, bagaimana penangannya dan apa penyebabnya.
Ternyata serangan itu tidak hanya terjadi sekali, sekitar 4 bulan kemuadia kakak sakit panas lagi dan tidak terlalu tinggi juga suhunya sekitar 38 derajat saja sudah terjadi serangan kejang lagi, akhirnya kita bawa lagi kerumah sakit dan ngamar lagi. Dari kejadian yang berulang ini membuatku jadi penasaran sebenarnya apa sih kejang demam ini? karena beberapa orang bilang anak kecil biasanya sering mengalami dan sesekali coba diminumin kopi biar nggak kejang lagi.
Akhirnya mencari beberapa artikel yang terkait dengan ini dan banyak bertanya pada dokter yang menangani si kakak.
Dari dokter yang menangani anak-anakku menyatakan sebenarnya kejang ini banyak dialami oleh sebagian besar anak di rentang umur 6 bulan sampai 5 tahun, anak di ats 6 tahun sudah jarang banget mengalami. Biasanya terjadi karena kenaikan derajat demam yang terlalu tinggi. Ini terjadi bukan karena penyakit tertentu, biasanya anak kena flu atau radang juga bisa mengalami. Dan ternyata kejang demam ini juga merupakan faktor keturunan juga, kalau ayah atau ibu pernah mengalami kemungkinan anak akan mengalaminya. Apabila anak pertama mengalami biasanya adik juga bisa mengalami juga. Nah ini terjadi pada anak-anakku si kembarku juga mengalaminya, meskipun nggak separah kakaknya sampai berulang beberapa kali. Mereka mendapatkan serangan hanya sekali aja pas umur 9 bulan.
Secara gamblangnya ini pengertian kejang demam berdasarkan artikel yang kubaca :(Dr M. Muchlis Sp.A dari Klinik Anak Rumkit Abd. Saleh Malang)

"Kejang demam (KD) didefinisikan sebagai suatu serangan atau bangkitan kejang yang terjadi pada kenaikan suhu tubuh anak (di atas 38 C suhu rectal), biasa terjadi pada bayi atau anak mulai usia 6 bulan sampai 5 tahun  dimana penyebab demamnya adalah proses ekstra cranial (diluar penyakit atau infeksi pada otak) dan terbukti tidak ada penyebab tertentu. Kejang demam harus di bedakan dengan epilepsy yang kejangnya tanpa demam atau kejang pada anak yang menderita infeksi intrakranial seperti radang otak (ensefalitis) atau radang selaput otak (meningitis). Pada keadaan yang terakhir anak demam kemudian kejang dan pasca kejang anak mengalami penurunan kesadaran. Pada kejang demam anak setelah kejang kembali sadar seperti sedia kala, anaknya yang sempat menangis dan meminta minum kepada ibunya atau kalau bayi kembali menetek ibunya".

Saat terjadi serangan kejang demam ini diharapkan orang tua tidak langsung panik, mereka harus tenang. Sebaiknya apa sih yang harus dilakukan saat kejang demam ini terjadi pada anak kita? Kita carikan alat sebagai pengganjal lidah saat mulut terkunci rapat agar lidah tidak tergigit. Kemudian longgarkan semua pakaiannya, kemudian berikan kompres hangat( untuk menurunkan suhu tubuhnya). Memang biasanya kejang akan berhenti dengan sendirinya, tapi lebih baik kalau diberi obat anti kejang yang bentuknya tube dan disemprotkan didaerah dubur. Dulu saat si kakak dapat serangan yang pertama saya nggak tau tentang adanya obat ini, setelah kedokter barulah di resepkan obat ini (seingatku namanya dulu stesolid). Akhirnya obat ini jadi andalanku saat anak-anak demam, selalu kusiapin saat mereka demam dan satu obat lagi yang kusiapin obat penurun panas dalam bentuk tube juga. Ketiga anakku kalau demam cenderung tingga sekali akhirnya selalu diresepkan obat turun panas yang lumayan tinggi juga kandungan parasetamolnya (ini aku baca setelah bandingin dengan beberapa produk selain yang diresepkan sang dokter). 


Setelah baca banyak artikel ternyata kejang demam itu sendiri ada 2 macam yaitu kejang demam sederhana dan kejang demam kompleks. Kejang demam sederhana adalah kejang demam yang umunya terjadi kurang dari 15 menit dan tunggal (tidak berulang dalam 24 jam) sedangkan kejang demam kompleks adalah kejang yang terjadi lebih dari 15 menit dan berulang dalam waktu 24 jam. 
Alhamdulillah anak-anakku termasuk kejang demam sederhana, jadi cukup dengan penanganan yang seperti yang kujelaskan sebelumnya. Tapi si kakak sempet mendapatkan perawatan yang lumayan panjang dari seorang dokter anak dan dokter syaraf. Awalnya aku bingung juga kenapa dia harus minum obat terus menerus padahal anaknya nggak demam. Setelah dapat penjelasan dan juga baca beberapa arikel jadi semakin tau kenapa harus dilakukan itu. 

Si kakak mengalami kejang pertama belum berumur 12 bulan dan dalam setahun mengalami kejadian berulang bahkan seingatku 3 kali serangan saat itu. Itu yang kubaca dari artikel begitu juga dari penjelasan dokternya. Obat itu diberikan dengan pengawasan dokter selama kurang lebih setahun. Karena alasan umur dan berulangnya kejang itu memiliki kemungkinan akan semakin sering mengalami kejang lagi, apalagi si kakak demamnya sudah nggak terlalu tinggi lagi saat terjadi serangan.
Saat aku berkunjung ke rumah sakit untuk terapi si kakak dengan dokternya, beberapa kali ketemu dengan para bunda lainnya juga. Ada yang anaknya mengalami kejang kompleks lebih dari 15 menit bahkan sampai berjam-jam, dan itu ternyata bener-bener bisa menimbulkan kerusakan di otaknya. 
Kejang demam itu nggak mempengaruhi kecerdasaannya kok, bisa dilihat dari ketiga anakku sekarang mereka normal. Si kakak alhamdulillah sekarang sudah menginjak remaja dan dia bisa mengikuti pelajaran dengan baik walaupun nilainya tidak selalu paling baik. Si kembarku mereka juga lebih baik lagi nilainya dari sang kakak. Untuk kasus teman sesama di rumah sakit kejang ini mempengaruhi secara fisiknya yang nggak sempurna bagi anaknya, tapi secara kecerdasan sih normal bagiku hanya saja karena dia susah bicara akhirnya membuat orang sekitarnya merasa dia kurang bagiku dia bisa kok mengikuti pelajaran secara normal juga.
Soo bunda apapun yang terjadi dengan anak-anak kita apalagi yang hubungannya dengan kesehatan harus banyak bertanya dengan dokter atau sharing dengan sesama bunda yang lebih berpengalaman. Hadapin apapun dengan tenang jangan panik ya bun.....

13 Sep 2017

Roadshow Internet Baik Semarang 2017
Kemarin tanggal 12 september 2017 diberi kesempatan buat ikut seminar sehari, sebenarnya sih nggak sampai sehari juga. Acara dimulai dari jam 8 pagi (walaupun kenyataan molor hampir sejam juga)  sampai jam 2 siang, kayaknya bisa dikatakan seminar setengah hari. Acara yang diprakarsai oleh Telkomsel sebagai salah satu provider terbesar di Indonesia bisa dibilang provider dengan pemakai terbesar di Indonesia yang bekerjasama dengan Yayasan Kita dan Buah Hati, kakatu dan ICT Watch.

Mereka mensosialisasikan program bersama Internet Baik, baik sendiri merupakan kependekan dari Bertanggung jawab,  Aman,  Inspiratif dan Kreatif.

Kita lihat para pendukung dibaliknya ya, yang pertama Yayasan Kita dan Buah Hati berdiri sejak tahun 1998 fokus dalam kegiatan konsultasi,  pendampingan dan pengasuhan anak. 
Yang kedua adalah kakatu adalah startup edukasi asal Bandung yang membuat solusi edukasi era digital dengan piranti teknologi. Saat ini sedang mengembangkan aplikasi kakatu parental control dan kakatu school,  solusi untuk meminimalisir dampak negatif dari penggunaan internet siswa.  
Kemudian yang ketiga ICT Watch adalah penggagas awal gerakan digital literasi interbet sehat.  Konsisten sejak 2002, ICT Watch mendapatkan penghargaan WSIS 2016 dari PBB karena aktif melibatkan multitaskeholder untuk edukasi penggunaan internet yang aman, nyaman dan bertanggung jawab.  ICT Watch menyediakan panduan literasi untuk orang tua dan guru dengan lisensi bebas pakai.

Acara dibuka dengan penayangan video company profile dari Telkomsel yang berjudul Rumahku, Telkomsel berubah dari perusahaan telekomunikasi menjadi perusahaan digital. Yang paling berkesan nih ada slogan tentang semangat. Semangat yang bikin Keren Indonesia. Semoga Telkomsel akan menjadikan Indonesia selalu keren....
Setelah itu Telkomsel memberian penghargaan berupa donasi untuk perwakilan sekolah di Semarang 4 sekolah tingkat SD dan 4 sekolah tingkat SMP.



Kita mulai masuk di acara inti nih, ada 3 pembicara yang dihadirkan di atas panggung. Pembicara dari Yayasan Kita dan Buah Hati di wakili oleh seorang psikolog dan juga trainer Kak Hilman Al Madani, dari kakatu dwakili CEO nya sendiri kang M Nur Awaluddin yang lebih akkrab dipanggil kang Mumu, kemudian dari ICT Watch diwakili salah satu deputi directornya mbak Widuri.



Pembicaraan diawali dengan penjelasan tentang era digital dari ketiganya. Sebenarnya apa sih era digital itu? yaitu era yang semua prosesnya menggunakan alat digita seperti gadget, sebagai adanya transportasi online yang paling terkenal sekarang alias lagi boming kita nggak perlu nyari ke panggalan cukup klik di gadget langsung deh ojeknya datang.
Kita mengenal berbagai macam generasi dari mulai generasi X, generasi Y, Generasi Z sampai generasi A. Generasi X sering disebut sebagai generasi imigran karena pada saat generasi ini ada itu permulaan era digital mulai dikenal (ngerasa banget ya bedanya ma sebelum ada smartphone ma sekarang....keliatan deh umurnya he he he) Begitu juga dengan generasi Y keduanya adalah generasi perubahan. Kemajuan teknologi terutama internet itu tidak bisa kita hindari lagi.

Teknologi ini akan menjadi powerfull karena adanya kreatifitas manusia didalamnya. banyak banget contoh yang bisa membuat kreatifitas dari internet bahkan menghasilkan pendapatan yang tidak kecil. Kang Mumu memberikan gambaran tentang 1001 cara baru berinternet, beliau memberikan contoh pemanfaatan positif internet ada kitabisa.com yang mengenalkan cara berdonasi menggunakan internet. Ada juga contoh pemanfaat dalam bidang pendidikan seorang Salman Khan yang membantu banyak siswa dalam tutorial pelajarannya di chanel youtube. Kemudian contohnya di dalam keluarga ada gen Halilintar yang banyak menyebarkan cara pendidikan langsung atau pola pengasuhan langsung dengan contoh di chanel youtube keluarga bagaimana kehidupan sehari-harinya, yang terakhir ada Almeyda yang dengan kreatifitasnya memberikantutorial membuat slime. Internet adalah cara baru berkomunikasi, jangan sampai kita hanya disibukkan dengan mengupgrade aplikasi atau hp kita tapi melupakan untuk mengupgrade pola pikir kita untuk lebih kreatif dalam penggunaannya.  

Dari banyaknya cara baru berinternet dengan penggunaan yang positif dan hasilnya juga positif, kira-kira ada nggak resikonya dengan berinternet?

Dari ketiga narasumber memberikan jawabannya masing-masing dan dari sisi pandang mereka juga. Yang pertama memberikan jawaban adalah mbak Widuri dari ICT Watch, beliau memberikan gambaran berdasarkan survey yang mereka lakukan, adanya kecanduan, konten negatif, cyberbully, pedofil online, pelanggaran privasi dan radikalisme. Dari gambaran ini yang banyak terekspos media adalah kecanduan padahal diluar sana banyak banget contoh lainnya bahkan kadang orang juga tanpa sengaja melakukan pelanggaran privasi orang lain.

Kemudian yang kedua bahasan dari sudut pandang dari sisi psikologi, adanya resiko berinternet ini kembali ke pola asuh kita sebagai orang tua. Disini beliau menjelaskan banyaknya orang tua yang lupa untuk memberikan kesenangan pada periode emas anak, orang tua lebih sibuk dengan dunianya sehingga anak mencari kesenangan ditempat lain misalnya gadget apalagi kalau orang tua memberikannya dengan sukarela agar anak senang. Akhirnya anak akan mencari kesenangannnya sendiri seperti gadget ini dan inilah yang menjadi cikal bakal kecanduan.


Dari sisi kang Mumu beliau mengibaratkan internet itu sebagai mata pisau, tergantung siapa yang akan menggunakannya. Karena di era digital ini internet sangat mudah diakses, informasi tanpa batas, cepat dan mudah, dapat diakses dimanapun, konten juga tanpa filter.

Nah setelah lihat bagaimana resiko dengan adanya internet maka apa yang harus dilakukan?

Sebagai orang tua, kita harus perbanyak bangun komunikasi dan kelekatan dengan anak-anak, dari sana akan terbangun kepercayaan. Setelah terbangun kepercayaan barulah kita mulai memberikan edukasi, dari edukasi - edukasi yang kita berikan tentang pengaruh positif dan negatif internet kita bisa mulai memberikan kontrol kepada anak kita.


Kemudian sebagai masyarakat apa yang bisa kita lakukan? Kita bisa mendorong komunitas/relawan untuk turut mengkampanyekan pemanfaatan internet secara BAIK, meningkatkan kesadaran masyarakatr tentang perlunya internet BAIK dan yang terakhir memberikan edukasi ke siswa, orang tua dan guru.


Yang terakhir apa yang bisa dilakukan oleh sekolah atau guru sebagai tenaga pendidik? Nah disinilah Kakatu memberkan penawaran sebuah aplikasi kakatu school.


 









Bagaimanakah cara berinternet yang cerdas? Disni diberikan 5 prinsip berinternet secara cerdas : Keep Playing or STOP, Clik or Close, Think before Posting Dan Saring before Sharing kemudian yang terakhir Wise while Online.


Dari kelima prinsip diterangkan secara gamblang oleh para nara sumber. Prinsip pertama dan kedua diterangkan oleh Kak Hilman, disini diulas tentang bahaya yang akan terjadi kalau kita terlalu lama berada didepan gadget adanya paparan sinar biru bagaimana pengaruhnya dan bagaimana pengaruhnya terhadap otak bila terlalu sering mengakses situs porno. Disini juga diberikan gambaran tentang durasi penggunaan gadget untuk anak. Untuk prinsip ketiga dan keempat diterangkan oleh nara sumber dari ICT Watch, beliau memaparkan tentang UU ITE perbuatan apa saja yang dilarang.




Beliau juga menerangkan tentang banyaknya berita hoax yang banyak beredar di masyarakat.

 
Prinsip yang terakhir tentang kebijakan kita dalam berinternet. Kita harusnya bijak menahan diri dan mengendalikan aksi dan reaksi dan bijak menggunakan internet dengan tepat.
Saat anak mulai mengenal dunia digital kita harus selalu mendiskusikan dengan anak, siapa role model mereka di era digital, keahlian apa yang dimiliki oleh sang model, kemudian bantu anak untuk enemukan minatnya di era digital ini.
Apa yang kita lakukan apabila anak sudah terlanjur mengakses konten negatif?


Jangan langsung memarahi mereka, itu akan membuat mereka semakin penasaran dan akan terus mengulanginya lagi.
Kita juga bisa memberikan aduan apabila mendapati konten-konten yang negatif di internet


Pada akhirnya apa sih tujuan diadakannya program internet Baik ini? Program ini diharapkan akan menjadi role model dan acuan pendidikan literasi digital di Indonesia melalui konsep Didital Citizenship Education. 


Rangkaian acara Roadshow ini sebenarnya berlangsung selama 2 hari, hari pertama seminar yang kedua adalah workshop. Workshopnya sendiri dibagi menjadi 4 kelas yaitu, parenting, pewarta, video maker dan pendidik. Peserta workshop disaring dari peserta seminar yang datang, aku sendiri nggak tau kriterianya seperti apa karena aku sendiri nggak terjaring untuk workshopnya. Tapi dengan ikutnya seminar ini terus terang semakin membuka wawasan kita sebagai pengguna internet, dan juga sebagai orang tua bagaimana menangani anak yang sudah kecanduan dan memberikan pengertian yang pas bagaimana penggunaan internet secara sehat buat anak-anak kita. Sebenanya juga nggak buat anak dan keluarga saja, tapi kita bisa banyak memberikan edukasi ke banyak orang tentang internet sehat itu seperti apa.



9 Sep 2017

Si Kembarku Libur Sabtu dan Minggu


Sudah 2 bulan ini sekolah si kembar dijadikan Pilot Project program pemerintah 5 hari sekolah, artinya mereka harus sekolah dari pagi sampai sore mulai hari Senin sampai Jum'at dan hari Sabtu Minggu libur.

Dengan adanya program ini menuai pro dan kontra di kalangan para orang tua. Mereka tidak menyetujui karena kasihan dengan anak-anaknya yang kecapekan seharian musti disekolah, kalau yang ini apa bedanya dengan pulang sekolah terus dilanjutkan dengan les sana-sini. Kalau kegiatan anaknya hanya sekolah saja bisa dimaklumi, karena memang mereka tidak terbiasa berkegiatan dari pagi sampai sore.

Ada yang berpendapat kalau program ini mengurangi waktu dengan keluarga terutama buat para ibu pekerja, menurut mereka dengan bersekolah full day jam mereka dengan anak-anak berkurang terutama untuk para bunda yang bekerja hanya setengah hari. Saat mereka pulang kerumah anak-anak belum pulang, saat anak sudah pulang dalam keadaan terlalu capek sehingga sudah tidak bisa diajak berinteraksi lagi. 

Dilihat dari semua alasan ketidak setujuan dengan program pemerintah ini, mari kita lihat lagi sebenarnya program apa sih ini dan bagaimana sih pelaksanaannya?

Program ini disebut dengan PPK  kepanjangan dari Penguatan Pendidikan Karakter, yaitu program pendidikan di sekolah untuk memperkuat karakter siswa melalui harmonisasi olah hati (etik dan spiritual), olah rasa (estetik), olah pikir (literasi dan numerasi) dan olah raga (kinestetik) sesuai dengan falsafah Pancasila ini pengertian yang kudapatkan dari web kemdikbud.

Kalau kita lihat dari pengertiannya bisa kita simpulkan ini memang sesuai dengan karakter yang harus dimiliki setiap anak dan memang harus selalu dikembangkan. Dengan kuatnya karakter ini akan memperkuat mental anak dalam bertingkah laku di masyarakat. Program pemerintah ini mungkin dijalankan karena semakin maraknya kasus-kasus di masyarakat yang tidak lagi menjunjung budaya-budaya ketimuran. Seperti, menghormati orang yang lebih tua, menghormati guru-gurunya, tingkah laku masyarakat yang semakin individual, kurang pekanya terhadap lingkungan sekitarnya, dan semakin berkurangnya minat baca anak terhadap buku mereka lebih banyak bermain game atau pegang gadget. Ini membuat mereka jadi kurang bergerak juga alias malas gerak bahasa gaulnya "mager".

Kalau dilihat kembali tentang pengertiannya program ini memang sangat diperlukan untuk saat ini. Membangun karakter memang harus dimulai dari dini, di semua lingkungan baik di sekolah maupun di rumah.
Sekarang kita lihat lagi tujuan pemerintah dengan diadakannya program ini. 

Pemerintah mengharapkan PPK ini akan menjadi solusi untuk menempatkan kembali karakter sebagai ruh dalam dunia pendidikan berdampingan dengan intelektualitas. diharapkan akan melahirkan generasi muda yang tangguh, cerdas dan berkarakter (kutipan dari web cerdasberkarakter.kemdikbud.go.id).

PPK ini sebenarnya juga sebagai salah satu program Revolusi Mental yang digaungkan pemerintah akhir-akhir ini. PPK punya 5 pilar utama yaitu, Religius, Nasionalis, Mandiri, Gotong Royong, Integritas. Ehh ternyata 5 pilar utama ini diajarkan jadi tepuk PPK di sekolah si kembar (dari kemarin emaknya dengerin mereka belajar tepuk-tepuk ternyata ini too....ealah ternyata eh ternyata dan ada gerakannya pulak, mungkin biar mereka selalu ingat ini). 

Kalau 5 pilar ini bener diajarkan sesuai perkembangan umur anak mungkin benar-benar akan menumbuhkan anak yang tangguh dan anak yang berkarakter. 
Selain tepuk PPK ini ternyata si kembar juga diajarin salam PPK isinya Cerdas, Berkarakter, Menyenangkan, Luar Biasa, Hebat. Mereka juga diajarkan lagu-lagu untuk pengenalan karakter ini. Cara menyampaikan bagaimana sih PPK ini ke anak memang pas banget ya dengan tepuk semangat, lagu dan gerak itu akan mempermudah ingatannya.

Bagaimana nih penerapan PPK di sekolah si kembar? Pada awal pengenalan untuk orang tua kita di beri keterangan tentang pelaksanaan 5 hari sekolah ini di sekolah. Karena sekolah hanya 5 hari maka otomatis jam sekolah akan diperpanjang, untuk jam mulai sama yaitu jam 7 pagi kalau ada upacara atau senam bersama akan dimulai lebih awal 15 menit. Untuk waktu pulangnya juga beragam kelas 1 dan 2 akan berakhir pukul 1 siang, kelas 3 berakhir pukul 14.30, sedangkan kelas 4-6 berakhir pukul 15.00. Pelajaran sekolah semua berakhir saat istirahat untuk makan siang, jam 12.00 - 13.00. Saat istirahat siang selain makan mereka juga diajak untuk sholat dhuhur untuk murid yang beragama Islam. Setelah istirahat biasanya diisi dengan berbagai ekstrakurikuler sesuai dengan minat anak masing-masing. Dalam pelaksanaan PPK ini guru tidak boleh memberikan pekerjaan rumah untuk anak-anak, semua pembelajaran harus tuntas disekolah. Diharapkan setelah sekolah itu adalah waktu mereka dengan keluarga di rumah. Apabila nilai ketuntasan seorang anak belum tercapai diharapkan guru akan memberikan tugas yang tidak dibawa kerumah, dan tugas yang diberikan tidak boleh dalam bentuk pelajaran tapi dalam bentuk penguatan sikap mereka. Ada lagi kebijakan yang diberikan sekolah untuk anak selama pelaksanaan program ini, apabila saat waktu istirahat setelah ishoma mereka ketiduran guru akan memberikan waktu buat anak beristirahat sebentar (jadi inget habis baca artikel ada sebuah sekolah di luar yang membiasakan anak didiknya tidur dalam keadaan duduk selama 15 menit biar mereka segar kembali setelahnya). 

Untuk aku sendiri sebagai orang tua yang mengalami ini secara umum setuju aja sih. Karena sebelumnya si kakak yang sekolah di sebuah sekolah Alam juga menerapkan hal yang sama, pulang juga sore hari hari sabtu minggu libur. Mungkin dalam pelaksanaannya beda, kurikulum sekolahnya juga beda karena bagaimanapun antara sekolah negeri dan swasta SDM ataupun fasilitas juga beda dalam sisi biaya juga beda. Bagiku soal kepulangan yang semakin sore itu jadi PR buatku untuk mengatur jadwal mereka, nggak mungkin juga kan si kembar nggak belajar sama sekali dirumah. Mereka berdua juga butuh tambahan ilmu agama diluar sekolah seperti mengaji. 

PR bundanya mulai mengatur jadwal mereka berdua yang nyaman dan tidak membuat mereka terlalu kelelahan, yang pastinya juga membuat quality time untuk mereka dengan aku dan ayahnya. 
Soal yang mendukung atau tidak itu alasannya sih sama kuat sebenarnya, tapi karena kita juga butuh sekolah untuk anak kita mau tidak mau kita tetep harus mengikutinya.

Mungkin bisa aku bagi sedikit tips untuk para bunda yang kesulitan mengatur jadwal anak-anaknya biar bisa tetep nyaman buat semua. 
Karena anak sudah dari pagi sampai sore disekolah, pulang sekolah biarkan mereka main sebentar sampai jam mereka harus berkegatan selanjutnya misalkan mengaji (biasanya mengaji itu jadwalnya habis sholat Ashar jadi si kembar ada waktu sekitar sejam untuk main) mungkin bisa kita jadwalkan tidak tiap hari. Atau kalau yang biasa dijadwalkan setelah maghrib bisa juga, dengan memberikan waktu bermain anak lebih lama setelah mandi dan sholat Ashar bisa dijadikan quality time bareng keluarga walaupun sebentar itu sudah sangan membantu. Sebenarnya yang terpenting bukan panjangnya waktu tapi kualitasnya saat bareng mereka. 

Terus kapan saat mereka membuka pelajarannya atau kapan mereka belajar, terus terang untuk ketiga anakku aku tidak pernah memberikan les-les diluar rumah aku lebih banyak belajar bareng mereka karena itu juga salah satu memberikan waktu berkualitas bareng mereka. 
Tapi untuk yang masih membutuhkan waktu lebih dalam pelajaran mungkin bisa dicarikan waktu yang benar-benar nyaman buat mereka dan itupun jangan terlalu lama. Mungkin sejam sudah cukuplah, karena belajar itu nggak butuh lama waktunya tapi konsistensinya. 

Untuk si kembarku biasanya mereka minta waktu belajar setelah sholat Subuh sekitar jam 5 kemudian jam 6 mereka mulai bersiap-siap kesekolah mulai mandi, sarapan dan berangkat sekolah. Memang berat diawal tapi kalau terus konsisten Insyaallah mereka akan terbangun dengan sendirinya, jadwal akan jalan dengan sendirinya tanpa harus paksaan.

Untuk semua pengaturan jadwal ini aku melibatkan sang ayah juga, jadi semua harus bangun pagi, walaupun si ayah habis sholat Subuh lanjut nonton tv paling tidak si kembar sudah mengikuti kebiasaan baik dengan bangun pagi. 
Jadi bunda semua masalah itu jangan langsung dianggap negatif dulu, yang pertama kali kita pikirkan adalah kebermanfaatannya dan solusinya. Kita harus bisa fokus kesana aja deh, kalau kita fokus kekekurangannya nggak akan pernah habis.

5 Sep 2017

Membaca Membuka Duniaku
Kalau ngomongin soal baca nggak akan pernah habis bahasannya. Ada soal apa gunanya membaca, soal bagaimana menumbuhkan minat baca pada anak, atau bagaimana minat baca di era digital ini. Soal baca membaca ini kalau mau dibahas bisa dilihat dari banyak hal dan sudut pastinya.

Untuk diriku sendiri membaca itu adalah hobi yang paling dibenci dan dikagumi dari orang tuaku sejak dulu (jadi kangen emak bapak di kampung hik hik hik). Kata-kata yang nggak pernah lupa dari bapakku tuh kalau sudah ngomongin hobi bacaku. "Bocah iki wis dudu kutu buku maneh tapi wis rayape buku" dalam bahasa Indonesia "anak ini sudah bukan kutu buku lagi tapi sudah jadi rayapnya buku" Awalnya bingung juga dapat sebutan rayap buku dari bapak. Sekarang baru ngeh aku kenapa disebut rayap, kalau sudah baca buku nggak akan bergerak kemanapun sampai itu buku selesai bacanya bahkan sampai lecek bukunya. Kalau sudah pegang buku dipanggil berapa kalipun nggak akan nyaut dan nggak mau diganggu. Buku dibolak balik sampai lecek bahkan nggak jarang sampai sobek apalagi kalau sudah aku potong gambar-gambar yang aku suka (ini kayaknya yang dimaksud rayap, bukunya sudah nggak utuh lagi ha ha ha), akhirnya nggak bisa dipinjam orang lain. Jaman dulu yang jadi sasaran si rayap buku ini majalah anak-anak si BOBO dan waktu itu nggak sebagus sekarang ya kontennya.

Setelah majalah anak-anak yang dirayapin meningkat majalah remaja, berhubung nggak bisa beli sendiri alias pinjam nggak bisa jadi rayap lagi deh cukup pembaca sampai tuntas. Menginjak SMU mulai deh ada yang ngenalin yang namanya komik. Waktu itu yang dikenalin komik Jepang yang sering disebut Manga. Dari sana mulai berkembang duniaku, jadi tau tentang dunia diluar Indonesia secara cerita yang lebih menarik. Dunia bacaanku semakin berkembang, tidak hanya koran bacaan ayahku,  majalah remaja (sepertinya bisa dihitung dengan jari yang aku punya kalau majalah...), komik tambah novel.

Karena hidup di kota kecil, untuk mencari buku bacaan terbaru seperti komik atau novel susah dan aku belum tau juga namanya persewaan. Akhirnya bacaan terbatas dari hasil pinjeman teman sekolah atau kalau ada uang saku berlebih beli majalah remaja. Atau kalau ada kesempatan diajak ayah ibu mengunjungi kakakku yang waktu itu kuliah di kota mampir deh ke toko buku besar, dan belanja buku (padahal hanya beli maksimal 2 buku aja sih...).

Aku benar-benar bisa sering ke toko buku besar sekelas Gramedia setelah menginjak kuliah di kota besar. Uang saku selalu kusisihkan untuk beli buku, mulai mengenal persewaan buku juga. Dulu paling suka genre misteri, akhirnya yang sering kebeli novel karangan Agatha Crhristie dan komik misteri juga (ternyata novel sama komik masih aja nangkring di rak bukuku...)

Genre yang kubaca semakin berkembang sekarang, diawal menikah aku suka novel bergenre romantis (sesuai umur ha ha ha..) tapi yang tidak pernah berubah sebenarnya tetap senang genre misteri dan fiksi ilmiah.


Dan alhamdulillah kegilaanku membaca ini bisa menular ke anak-anakku, mereka suka banget kalau diajak ke toko buku dan pameran buku. Walaupun tidak segila ibunya, paling tidak kesukaanku membaca bisa menular ke mereka. 

Dari budaya baca ini aku bisa membuka dunia, dari novel romantis aku banyak baca novel terjemahan. Dari sana aku tau bagaimana kebudayaan Inggris dan Perancis di jaman kerajaan, bagaimana kehidupannya. Aku juga tau tentang cerita Napoleon Bonaparte dari cerita komik, aku juga tambah pengetahuan tentang penyakit AIDS bagaimana sebenarnya penyakit itu dan masih banyak lagi yang kuketahui dari membaca. Itu yang membuat aku semakin tergila-gila dengan genre fiksi ilmiah, tapi kalau disuruh baca buku ilmiah agak pusing  ha ha ha.... (coba buku pelajaran bentuknya bercerita seperti novel atau dibikin komik, pasti pada semangat belajarnya). Yang terakhir aku baca novel karangan penulis Indonesia serial BUMI karangan Tere Liye, disinis banyak banget tentang ilmu alam salah satunya tentang susunan bumi. Genrenya fiksi ilmiah banget (ini nggak sabar buat nungguin seri selanjutnya.....).

Jadi siapa bilang baca cerita fiksi baik itu komik atau novel nggak nambah ilmu, dengan mambaca aku bisa berkeliling dunia tanpa harus capek-capek perjalanan. Aku bisa tau sejarah dunia juga dari membaca. Membaca benar-benar bisa membuka wawasan kita.


Tulisan ini diikutkan dalam Postingan Tematik (PosTem) Blogger Muslimah Indonesia
#PostinganTematik
#BloggerMuslimahIndonesia

1 Sep 2017

Si Kuning Yang Selalu Jadi Rebutan


Keluarga kecilku adalah keluarga yang maniak buah, buah apapun selama itu manis pasti langsung santap. Buah yang tersedia pasti nggak akan bertahan lama di tempatnya, kadang baru juga dibeli tanpa babibu langsung deh masuk ke mulut mereka. Yang paling jadi idola itu buah pisang apalagi kalau pisang ambon, beli berapapun pasti habis. Seringnya sih beli di pasar, tapi yang jadi permasalahan itu kualitas pisangnya kadang kurang matang sehingga rasanya juga kurang manis.

Nah pas jalan ke supermarket ketemu nih buah pisang yang di pajang bentuknya kuning mulus, awalnya sih kita berpikir wah kok adanya pisang impor yang dijual. Berhubung penasaran kita carilah keterangan tentang pisang ini, walaupun kita curiga ini pisang impor tetep beli dong soalnya pada penasaran rasanya. Eh ternyata setelah di googling pisang ini adalah produk lokal kita (waduh maafkan daku yang sempat berpikiran jelek...)
Pisang ini dinamakan pisang Cavendish di Indonesia lebih dikenal dengan pisang Ambon Putih, nah betul kan itu pisang Ambon kesukaan kita. Dan pisang Cavendish ini adalah komoditas buah tropis yang paling terkenal didunia. Untuk pisang Cavendish milik Sunpride ini dikembangkan dengan sistem kultur jaringan sehingga terbebas dari penyakit. Pisang Cavendish sunpride ditanam di kebun milik group gunung sewu yang ada di Lampung. Kulitnya yang mulus dikarenakan perawatan yang maksimal mulai dari pembibitan hingga pengemasannya (ternyata ini yang bikin mulus penampakannya saudara he he he...) Akhirnya keluargaku makan pisang pasti sunpride, kemapun saat ingin pisang langsung deh cari yang cavendish sunpride. Pisang cavendish sunpride sendiri ada beberapa jenis yang dijual dipasaran yaitu, cluster, finers dan single. Cavendish cluster terdiri dari 3-8fingers, Cavendish finger terdiri dari 1-2finger sedangkan Cavendish single hanya ada 1 finger yang dikemas dalam plastik khusus.

Manfaat pisang secara umum sangat banyak terutama bagi kesehatan salah satunya untuki kesehatan usus. Saat sembelit tidak perlu makan obat pencahar cukup makan buah pisang. Pisang juga bisa untuk menahan inflamasi karena terdapat kandungan citamin C. Pisang juga mengandung kadar karbohidrat yang lumayan tinggi, makanya pisang sering digunakan untuk MPASI bagi bayi yang pertama kali dikenalkan. Aku juga masih ingat dengan pisang cavendish sunpride aku kenalkan pertama kali ke si kembar sebagai MPASI pertama mereka, makan mereka lebih lahap saat menyantap pisang ini. Daaann ternyata sampai sekarang mereka tetep suka, karena memang rasa manisnya pas banget. Kalau dilihat di tabel kandungan gizi yang terdapat di pisang cavendish sunpride karbohidrat dan vitamin C memang tinggi.
Pisang ini paling pas kalau buat sarapan sebenarnya, banyak banget manfaat yang bisa diambil dari sarapan buah pisang Cavendish sunpride apalagi yang punya penyakit maag pas banget buat pengganjal perut di pagi hari.Dan yang pas banget kalau buat yang moody orangny bisa jadi mood bosster lo (sepertinya penulisnya juga butuh ini buat di awal pagi hi...hi...hi...), mau lebih jelas tentang manfaat sarapan pisang ini langsung meluncur disini
Sepertinya harus dibudayakan selalu sedia pisang setiap hari dirumah nih, mari bu....

26 Agt 2017

Secangkir Kopi Pagi Hari

Pagi ini sambil melihat TV dengan suami yang menikmati kopinya, melihat tayangan tv sudah lebih dari semingguan yang dibahas tentang kasus First Travel, sebuah travel umroh dan haji yang menelantarkan jama'ahnya sampai ribuan orang. Tidak hanya media televisi yang menyiarkan bahkan media online beritanya bersliweran di dunia maya. Banyak komentar bersliweran ada yang menghujat, ada yang hanya sepintas lalu bacanya kok bisa? paling itu yang jadi pertanyaan, ada yang jadi kajian tentang manajemen bisnis, manajemen keuangannya, atau mungkin gaya hidupnya yang jadi sorotannya.

Nah di pagi ini, yang jadi bahasan kami tentang gaya hidupnya yang sungguh fantastis bagaikan seorang putri kerajaan, padahal kalau di lihat penghasilan dan bisnisnya juga belum begitu besar. Terus terang karena latar belakang pendidikan suami adalah akuntansi, yang disorot itu tentang keuangannya. Sebuah bisnis tanpa pencatatan keuangan yang benar apalagi bisnis atau usaha yang lumayan menasional pasti akan amburadul. Hasil usaha atau kerja kalau hanya untuk memenuhi gaya hidup sampai kapanpun tidak akan pernah cukup berapapun itu. Mereka hanya memikirkan saat ini tanpa memikirkan besok kedepannya bagaimana?

Gaya hidup yang penuh kemewahan itu sering disebut dengan gaya hidup "hedon" atau aliran "hedonisme". apa sih sebenarnya gaya hidup hedonis itu? menurut wikipedia : 

Hedonisme adalah pandangan hidup yang menganggap bahwa orang akan menjadi bahagia dengan mencari kebahagiaan sebanyak mungkin dan sedapat mungkin menghindari perasaan-perasaan yang menyakitkan. Hedonismemerupakan ajaran atau pandangan bahwa kesenangan atau kenikmatan merupakan tujuan hidup dan tindakan manusia.

Itu arti secara bahasa, tapi dalam kenyataannya hedonisme ini bukan pandangan hidup lagi tapi berubah jadi gaya hidup. Sering lebih disamakan dengan gaya hidup yang konsumtif dan banyak dipilih pada masyarakat urban. Mereka selalu memenuhi kehidupannya untuk menjadi lebih bergaya, kelihatan jaya di mata masyarakat. Contoh yang terjadi di masyarakat kita banyak banget sebenarnya, seperti bos travel ini (First Travel), beberapa artis yang punya koleksi mobil mewah atau berlian, membangun rumah yang super mewah, liburan yang selalu keluar negeri, koleksi tas yang harganya sudah bukan ratusan juta bahkan sudah menyentuh angka fantastis milyaran rupiah.


Ini hanya pemikiran kami berdua sebenarnya, kita lihat nih banyak contoh orang yang lebih kaya dari mereka tapi hidupnya sangat sederhana. Banyak pengusaha yang penghasilannya sudah bukan milyaran lagi tapi trilyunan bahkan di nobatkan sebagai orang terkaya di Indonesia bahkan di dunia, tapi gaya hidup mereka bahkan tak begitu semewah itu. Cara mereka bersosialisasi, cara mereka membelanjakan pendapatannya, cara mereka menjalani hari sangat-sangat sederhana. Mereka sepertinya hanya memikirkan bagaimana semakin banyak menebar manfaat ke lebih banyak orang.
Apakah mereka tidak pernah berpikir panjang saat belanja, buat apa sih semua barang ini? seperti kolektor mobil-mobil mewah yang kecepatannya lumayan tuh... mau dipakai dimana dengan jalanan di Indonesia seperti ini, apalagi di kota besar yang sebagian besar macetnya parah paling juga kebanyakan hanya nangkring di garasi, tapi bayar pajak dan perawatan terus menerus apalagi kalau sampai belinya pakai kredit (tepok jidat kita), makai juga nggak akan terus-terusan. Terus itu yang punya koleksi tas yang harganya sampai milyaran rupiah juga, buat apa ya? apa setiap ganti warna baju juga akan ganti tas (sepertinya sih memang seperti itu xi...xi...xi...), kalau dilihat sih semakin hari sepertinya nilai jualnya juga akan menurun kalau di jual kembali.
Apa karena ini pemikiran kaum pinggiran seperti kita ya jadi nggak nyampek pemikirannya seperti mereka.

Kadang mereka lupa apa sih tujuan kita hidup, apa mereka tidak ingin untuk selalu bermanfaat buat orang lain. Mungkin yang dipikirannya bagaimana membuat senang diri sendiri, bagaimana menjadi terlihat lebih jaya dibanding temannya. 
Ini semua mungkin bisa kita jadikan bahan pemikiran juga, apa yang akan kita lakukan pada saat kita berada diatas, apakah kita akan mengikuti mereka ataukah akan membuat hidup ini lebih bermanfaat bagi sekitar kita. Semua akan kita kembalikan kepada kita lagi.

24 Agt 2017

Menjadi Orang Tua Asyik

Sudah lama banget pingin nulis tentang dunia parenting sebenarnya, kebetulan nih lagi beberes rak buku yang sudah mulai berantakan dan akhirnya nemuin buku warna merah muda dengan tulisan sampul dan ilustrasi yang menarik. Mulai kita buka ternyata kertas didalamnyapun ada yang berwarna setiap awal bab dan ada ilustrasi gambar-gambar kartun didalamnya. Sepertinya tidak akan membosankan nih, kecuali pas baca ada yang gangguin baru deh berhenti.
Dulu waktu milih buku ini di rak toko buku, karena tertarik sampul serta dalamnya. Tulisannya berwarna bahasannya juga menarik. Tapi nggak tau kenapa buku ini cuman nangkring manis dirak bukuku tanpa kubaca dengan tuntas ( dan ternyata ada beberapa buku yang nangkring manis dirak buku belum terbaca dengan tuntas...hadehhh harus jadi bahan literasi berikutnya nih)

Kita sebagai orang tua yang lebih spesifiknya ibu (yang nulis seorang emak soalnya  hihihi...) pasti pingin kan punya teman yang asyik, suami yang asyik, bahkan anak yang asyik. Asyik disini itu bukan yang enak diajak jalan aja ya, tapi asyik untuk diajak komunikasi, asyik untuk berinteraksi juga. Nah pernah mikir nggak kalau anak juga pingin punya orang tua yang asyik juga, pernah nggak anak kita nyelutuk "ahhh ibu nggak asyik nih!"  Nah mulai kan mikir asyik itu kayak apa sih bagi seorang anak? Gimana nih biar kita dianggap asyik buat anak-anak kita?
Seringnya tuh para emak yang sering curhat tuh (maklum emak itu emang baperan banget.....yang nulis ngerasa banget soalnya wkwkwk) nah supaya bisa jadi asyik di mata anak-anak kita juga harus dengerin curhatan mereka, sering diajak komunikasi diajak ngobrol, sesekali kita yang ikut kedunia mereka dong biar tau sudut pandang mereka. Nggak mereka terus yang kita minta buat ngertiin kita. Nah dari curhatan mereka nih kita jadi tau apa sih yang mereka inginkan, rasakan atau mereka alami.

Buku ini lebih berisi tentang ulasan beberapa kasus yang sering terjadi pada anak-anak, mulai dari balita, usia sekolah sampai remaja. Bagaimana kasus ini terjadi, contohnya dan bagaimana kita menanggapinya sampai bagaimana mencari solusi dengan kasus yang sedang terjadi.
Kasusnya lebih diungkapkan sebagai perilaku unik, perilaku unik yang terjadi di bagi menjadi 3 : Perilaku Unik Anak Usia 2 - 12 tahun, Perilaku Unik Murid 2 - 12 tahun, Perilaku Unik Remaja 13 - 17 tahun.
Di bab pertama ada subbab tentang Asyiknya browsing dan surfing pada anak, sebenarnya browsing dan surfing pada anak-anak kita itu juga mengasyikkan kalau tau caranya nggak cuman browsing dan surfing di dunia perinternetan lo...
Sering nih kita denger keluhan beberapa ibu-ibu, "kok anakku nggak bisa-bisa baca ya padahal udah aku lesin kesana-sini lo?" atau "Heran deh anakku kok susah banget ya diajarin berhitung" bahkan ada nih yang mengeluh "Duh pusing aku anakku nggak pernah bisa duduk manis sebentar aja, muter terus suruh belajar ada aja alasannya"
Itu dikupas nih bahwa sebenarnya perilaku mereka itu nggak ada yang salah lo, karena mereka punya modal dasar nih namanya GAYA BELAJAR.  Nah Gaya belajar ini lo yang jadi modal dasar kita untuk eksploring anak kita, supaya mereka lebih mudah memahami sesuatu atau informasi yang diberikan. Disini dijelaskan bahwa sebenarnya ada 5 gaya belajar tapi yang sering dikenal itu 3 gaya belajar aja, tipe visual, auditory dan kinestetis.
Disini juga ada halaman tentang matriks assessment dan stimulasi Multiple Intellegences, disini kita bisa menilai anak kita mempunya kecerdasan apa atau kecerdasan yang paling menonjol dimiliki anak kita dan bagaimana menstimulusnya agar semakin kuat.
Bahasa yang dipakai di buku ini gampang dipahami, diberikan contoh yang konkret dan solutif pastinya. Contoh yang diambilpun juga contoh keseharian dan banyak banget yang sering terjadi disekitar kita, meskipun buku ini udah cetakan tahun 2013 (wuisss jadul amat yakkk baru di baca tuntas) tapi sampai sekarang masih bisa dipakai terus.
Oh ya buku ini karangan Bunda Wening yang merupakan seorang terapis, trainer dan konselor parenting. Mungkin bisa jadi rujukan nih buat nambah ilmu parenting buat para emak-emak. Kayaknya buat aku bisa jadi acuan untuk pengasuhan si kembar dan si kakak yang sudah mulai menginjak remaja.

20 Agt 2017

Wisata Murah Meriah ala Narafid
Akhirnya menjejakkan juga di Vihara ini, hampir 15 tahun hidup di Semarang dan tinggal di daerah Banyumanik baru kesampaian wisata ke vihara Buddhagaya. Setiap hari hanya melewati aja dan cuman lihat gerbangnya, padahal dekat dan menarik dengan pagodanya yang menjulang tinggi.
Serasa jalan-jalan di Thailand ternyata, dengan bangunan pagoda yang tinggi dan udara yang sejuk karena banyaknya pepohonan di sekitar vihara.

Vihara Buddhagaya watugong atau lebih dikenal sebagai Vihara Buddhagaya merupakan salah satu tempat ibadah agama Buddha yang ada di Semarang, tepatnya berada di Pudak Payung, Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah. Lebih tepatnya berada didepan markas Makodam IV/Diponegoro.
Komplek Vihara Buddhagay watugong terdiri dari 2 bangunan induk utama yaitu Pagoda Avalokitesvara dan Dhammasala serta beberapa bangunan lain. Sayang kita hanya sempat selfi-selfi hanya disekitaran pagoda aja, saking penasaran aja ma pagodanya ini. Karena ini juga salah satu tempat ibadah umat budha pasti banyak dupa yang di bakar, dan terus terang diriku paling tidak kuat sama bau wangi yang menyengat jadi ya nggak keliling lama.




Dari hasil googling di mbak google ternyata tinggi pagoda ini mencapai 45 meter dan ditetapkan sebagai pagoda tertinggi di Indonesia. Dan bangunan ini mempunya nilai artistik yang tinggi dan merupakan perpaduan etnik Tiongkok dan Thailand. Dan didalamnya (sedikit mengintip ke dalam dengan menahan nafas :)) ) terdapat patung dewi Kwan Im yang lumayan tinggi sekitar 5 meter. 
Dan di depan pagoda ini terdapat sebuah pohon Bodhi, terus terang nih seumur-umur baru sekali lihat pohon ini. Di pohon ini banyak diikat tulisan-tulisan di kain yang berisi permohonan.




Sebenarnya di sebelahnya adalagi bangunan besar seperti aula yang diberi nama Dhammasala. Bangunan Dhammasala ini ternyata emang terdiri dari 2 lantai yang berfungsi sebagai aula di lantai pertama. Sayang kita nggak sempat foto disana karena kebetulan pas ada acara di aulanya.
Sebenarnya banyak ruang dan tempat yang nggak sempat kita foto juga, karena selalin bau yang menyengat juga panasnya area di luar pagoda dan pohon Bodhi. 


Dan juga terdapat beberapa nasihat-nasihat yang di tempelkan di beberapa tempat seperti tembok atau kayu.





Oh ya kalau mau masuk ke lokasi tidak ada tiket khusus sih hanya cukup bayar parkir seikhlasnya aja. Kalau boleh dibilang ya wisata murah meriah ini, sambil kita jadikan pembelajaran tentang keragaman agama yang ada di Indonesia buat si kembarku. 
karena keunikan dari arsitektur pagodanya ini membuat daya tarik tersendiri untuk kunjungan wisatawan kesini, di buktikan banyaknya wisatawan domestik yang berkunjung bahkan ada yang rombongan khusus untuk mengunjungi Vihara ini.

@templatesyard